You Are Here: Home» Remaja » Fenomena Generasi Peter Pan

Saat Pria Takut Komitmen Menikah
Seorang pria bersimpuh  di hadapan seorang wanita ”Will you maary me?”
Wanita itu begitu terharu dan rona bahagia terlihat jelas di wajahnya. Ia pun segera menjawab “Yes, I will.”

Adegan di atas banyak terlihat dalam adegan film-film romantis Hollywood, atau pun novel. Pastinya, banyak wanita mengimpi-impikan ingin segera dilamar kekasihnya. Namun, faktanya, saat ini justru banyak ditemui pria-pria yang  kerap kali mengulur, menunda, atau secara lang sung dan jujur menjawab bahwa dia tidak ingin menikah.   

Saat ini, ada julukan untuk beberapa pria yang tidak mau berkomitmen yaitu :  generasi Peter Pan. Istilah ini merujuk  pada pria berumur 25 sampai 40 tahun, yang tidak memikirkan untuk mempunyai istri, rumah, mobil apalagi anak.

Generasi Peter Pan diambil dari kartun produksi Disney Channel yang bercerita tentang seorang anak lelaki yang bernama Peter Pan yang tidak mau menjadi dewasa. Dia juga tidak mau menerima cinta Wendy wanita yang dia sukai. Sebaliknya, Peter Pan lebih suka bermain serta berkelahi dengan Kapten Hook, menjelajah dunia bersama peri kesayangannya Tinker Bell.

Psikolog Ajeng Raviando memang melihat kebutuhan menikah pada wanita lebih tinggi, dibanding pria.  Namun kadang para wanita ‘single’ sering dibuat serba salah saat orang-orang di sekitarnya terus mendesak mereka untuk segera menikah memang ada benarnya.

Alasa Pria Tidak Mau Menikah
Banyak beberapa alasan pria tidak mau berkomitmen untuk menikah, inilah beberapa alasan yang melatar belakangi pria yang takut untuk menikah :

  • Masih ingin bermain-main, bagi para pria jika dia sudah menyatakan komitmennya terhadap wanita maka dia sudah tidak bisa melirik dan berkencan dangan wanita lain. Pria ini memang tidak menyatakan secara jelas bahwa tidak ingin menikah tetapi mengulur waktu atau mengalihkan pembicaraan ketika pasangan membicarakan tentang pernikahan.
  • Wanita lebih dewasa dari pria, berkomitmen berarti mempunyai satu janji dan ikatan bersama satu orang saja. Sayangnya banyak pria yang menunda tingkat kedewasaannya dengan berkomitmen pada wanita.
  • Ada prioritas lain, setiap orang pasti menginginkan sukses dalam pekerjaan begitupun pria yang dokus dalam mengejar karir sehingga tidak dianggap remeh oleh teman bahkan orang tuanya.
  • Masa lalu yang buruk, pria juga pernah mengalami masa lalu yang buruk pernah mengalami diselingkuhi oleh sang kekasih. Melihat perceraian orang tua, kakak, teman atau pernah mengalami sebelumnya. Rasa sakit hati yang tidak terselesaikan mengakibatkan sukit untuk mempunyai hubungan serius dengan pasangan.
  • Anda terlalu memaksa untuk berkomitmen, biarkan dia mengutarakan untuk berkomitmen dengan anda dan jangan memaksakan untuk berkomitmen karena sebuah komitmen membicarakan tentang masa depan oleh karena itu tidak bisa dipaksa, kalaupun dipaksa pasti tidak akahan berakhir bahagia.
  • Pria sudah mendapatkan “seks” sebelum menikah, zaman modern saat ini tidak dapat dipungkiri bahwa menjado rahasia umum bahwa banyak pasangan melakukan hubungan “seks” sebelum menikah.  Zaman dulu pria lebih sulit mendapatkan seks dari wanita sebelum menikah, sehingga mereka memilih menikahi kekasihnya. Sedangkan zaman sekarang, pria merasa lebih mudah ‘mendapatkan seks’ dari wanita, itulah sebabnya pria tidak lagi memikirkan pernikahan.
Tags: Remaja

0 komentar

Leave a Reply