You Are Here: Home» Hukum , Wanita » Ibunya Jadi Simpanan, Anaknya Diperkosa

Ibunya Jadi Simpanan, Anaknya Diperkosa

MEULABOH--Teuku Azwir (32) memang pria berprilaku bejad. Betapa tidak, seorang ibu rumah tangga menjadi selingkuhannya, bersama sang putri yang masih belia ditiduri berkali-kali. Akibat perbuatan arus bawah tanpa kontrol tersebut, Pemuda Desa Pasi Teugoh, Kaway XVI ini terpaksa meringkuk dibalik teralis besi.

Pelaku dikenal sebagai supir dan pedagang musiman ini, mengaku menjalin hubungan selingkuh dengan seorang wanita bersuami di desanya, yakni Mar (40). Hubungan gelap tersebut telah berlangsung lama. sementara suami Mar yaitu Azhari, tak pernah menaruh curiga dengan kedekatan istrinya dengan pria lain.

Namun pada 23 Juli 2012 malam lalu, anak Mar yang menjadi santri salah satu pasantren di Aceh Barat, AM (18) pulang ke rumah mereka. Azwir kebetulan ada di lokasi langsung menemui sang selingkuhan, kemudian melakukan hubungan intim. Usai berbuat zina, supir ini keluar kamar hanya mengenakan kain sarung, lantas memasuki kamar sebelah. Ia tergiur pasca melihat AM tertidur pulas. Selanjutnya lalu digeranyangi dan dipaksa untuk bermain seks untuk kedua kalinya.

”Memang dia (AM) sempat menolak jangan saat saya ajak untuk berhubungan. Tapi saya terus merayu sambil menuturkan tidak akan lama,” jelas Azwir ketika diperiksa.

Usai melakukan perbuatan bejat, Azwir mengancam korban agar perbuatannya tak diberitahukan kepada orang lain. Hubungan gelap Azwir dengan Mar tetap awet tanpa ada yang mengetahui. Sementara di belakang Mar, Azwir juga berkali-kali meniduri AM.

“Kalau dengan AM, ada empat kali kami berhubungan intim,” katanya kepada penyidik.

Pada Minggu (26/8) lalu, korban memberitahukan hubungan gelap dengan sang ayah. Azhari sontak terkejut dan tak menyangka anaknya sudah diperkosa. selanjutnya menggiring guna membuat laporan ke polisi.

Azwir yang sadar perbuatannya diketahui, sempat melarikan diri dari Desa Pasi Teungoh. Namun pelarian tersebut tak lama, karena ia berhasil dibekuk dari rumah kerabat, di Kabuapten Nagan Raya. Kasat Reskrim Polres Aceh Barat, Iptu M. Ryan Citra Yudha, kemarin (29/8), menuturkan telah menggelandang pelaku ke tahanan

"Dia sempat mau bunuh diri di tahanan Polres Aceh Barat karena malu. Tersangka nekat menggantungkan lehernya pada kain yang diikat. Untung tindakan itu dapat dihentikan oleh petugas yang piket,” kata Kasat Reskrim. (den)
Tags: Hukum , Wanita

0 komentar

Leave a Reply