You Are Here: Home» » Sanaa, Ratusan mahasiswa di Yaman menggelar unjuk rasa anti-Amerika

To: Webmaster

Message:
Sanaa, Ratusan mahasiswa di Yaman menggelar unjuk rasa anti-Amerika
yang masih terkait dengan film 'Innocence of Muslims'. Mereka menuntut
pengusiran Dubes AS dan mengecam pengerahan Marinir AS di wilayah
Yaman.

"Pergilah budak setan, pergilah Dubes Amerika," teriak para demonstran
di Universitas Sanaa, seperti dilansir AFP, Senin (17/9/2012).

"Amerika pengecut, Nabi Muhammad tidak bisa dihina," imbuh mereka.

Selain meneriakkan slogan anti-Amerika, para demonstran juga membawa
spanduk yang bertuliskan: "Lampiaskan kemarahan dan kekecewaan Anda
dengan memboikot produk-produk Amerika."

Para demonstran memprotes film 'Innocence of Muslims' yang telah
merendahkan Islam dan Nabi Muhammad. Mereka juga keberatan dengan
kehadiran personel Marinir AS yang bertugas menjaga keamanan sejumlah
fasilitas AS di negara tersebut, terutama Kedutaan Besar (Kedubes) AS
di Sanaa.

"Kami menolak kehadiran militer AS di tanah Yaman dengan alasan
apapun," demikian bunyi pernyataan yang dibacakan oleh koordinator
unjuk rasa.

Pada Kamis (13/9) lalu, para demonstran menyebu kantor Kedubes AS di
Sanaa dan berujung bentrokan dengan polisi. Insiden ini menewaskan 4
demonstran. Akibat hal ini, operasional Kedubes AS di Yaman pun
terpaksa dihentikan untuk sementara hingga 2 minggu ke depan.

Sebagai tanggapan atas insiden tersebut, AS memutuskan untuk
menerjunkan tim antiterorisme ke wilayah Yaman guna membantu
pengamanan Kedubes AS di wilayah tersebut. Pada Minggu (16/9) malam,
AS kembali menerjunkan sekitar 50 personel militer tambahan ke Yaman.

Langkah AS in sebenarnya mendapat pertentangan dari parlemen Yaman,
meskipun militer tersebut hanya diterjunkan untuk sementara dan
terbatas pada menjaga keamanan Kedubes AS di wilayah tersebut.
Tags:

0 komentar

Leave a Reply